Selasa, 17 November 2015

Inilah 5 Fakta Mencengangkan ISIS

Kelompok radikal ISIS  kembali menggemparkan dunia. Mereka melancarkan aksi teror keji di Ibukota Prancis, Paris. Akibat dari aksi ini, 129 orang jadi korban tewas. Sementara itu, ratusan lainnya menderita luka-luka.
Lebih dari satu tahun ISIS sudah menjelma jadi kelompok teror yang paling kejam. Aksi yang sarat kekerasan serta bertentangan dengan kemanusian kerap mereka lancarkan. Meski sudah banyak hal mengenai ISIS diketahui, tetapi masih ada sejumlah fakta soal ISIS yang belum terungkap.
Berikut ini adalah 5 fakta yang mencengangkan mengenai ISIS yang dilansir dari the richest yang dikutip Liputan6.

1. ISIS Rekrut 20 ribu Anggota pada 2015

 Anggota ISIS
Berdasarkan informasi dari the richest, ISIS dikabarkan berhasil merekrut 20 ribu anggota dari seluruh dunia pada 2015. Tidak membatasi diri pada anggota laki-laki, ISIS juga berhasil merektrut anggota perempuan.
Sejauh ini, anggota ISIS yang berjumlah 20 ribu orang itu berasal dari 90 negara. Sebanyak 3.400 di antaranya berasal dari negara-negara Eropa. Dari laporan Prancis dan Rusia, 1.200 orang keluar dari perbatasannya untuk masuk kelompok radikal ini.
Sementara itu, Inggris dan Jerman ‘menyumbang’ 600 orang. Amerika Serikat sendiri memiliki 180 orang anggota ISIS. Selisih 50 orang dari AS, anggota ISIS dari Kanada berjumlah 130 orang.

2. ISIS Lebih Kejam dari Al Qaeda

 Osama bin Laden
Beberapa tahun lalu, Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa ISIS tidak akan seberbahaya Al-Qaeda. Namun, sepertinya Obama harus menjilat ludahnya sendiri.
ISIS menjawab pernyataan Obama dengan tindak nyata. Suriah dan Irak mereka acak-acak. Terakhir, mereka ‘menjawab’ pernyataan Obama dengan tragedi di Lebanon dan Prancis. Jika dibandingkan dengan Al-Qaeda yang merupakan otak serangan 9/11, ISIS memang jauh lebih mengerikan dari mereka.

3. ISIS Pandai Menggunakan Media Sosial

 Media Sosial
Bagaimana ISIS bisa sesukses itu dalam melancarkan propagandanya? Media sosial (medsos) adalah jawabannya. Melalui medsos, ISIS melancarkan berbagai propaganda. Mereka bahkan dilabeli sebagai teroris yang paling lihai menggunakan medsos.
ISIS juga diketahui mengerahkan para ahli medsos untuk memaksimalkan penyebaran pahamnya melalui medsos tersebut. Dalam menyebarkan pahamnya, ISIS menggunakan twitter, instagram, dan facebook.

4. ISIS Menguasai Tanah-tanah di Utara Irak dan Suriah

 Daerah Kekuasaan ISIS
Saat perang Suriah pecah, ISIS begitu cepat menguasai tanah-tanah di Utara Irak dan Suriah. Saat ini, mereka bahkan mengontrol tanah lebih banyak dari negara-negara dunia.
Meski terus digempur di Tikrit, tetapi di salah satu kota besar di Irak, Mosul tetap berkuasa. Selain Tikrit, kota Raqqa di Suriah juga dikenal sebagai wilayah kekuasaan mereka. Raqqa dianggap sebagai wilayah pusat komando, pusat perekrutan, tempat penyimpanan amunisi, dan tempat pelatihan ISIS.
Karenanya, kota ini dijadikan sasaran Pemerintah Prancis untuk membalas aksi terorisme yang ISIS lakukan.

5. ISIS Dibiayai Barat?

 ISIS Dibiayai Barat
Sebelum merebut tanah dan ladang minyak, sumber pendanaan ISIS diduga kuat berasal dari negara barat. Bukan tanpa alasan pernyataan ini muncul.
AS disinyalir tidak menyukai kepemimpinan Presiden Suriah, Bashar Al Assad. Karenanya, Negeri Paman Sam berkeinginan AS untuk menggulingkan Presiden Suriah tersebut. Mereka memberikan dana ke beberapa kelompok penenatang Assad. Sayangnya, sejumlah uang dari AS mengalir ke rekening ISIS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar